Iyo Taraso Bana Nuansa Pesantren nyo

Ahad, 4 Rabiul Akhir 1436 H / 25 Januari 2015 M
Reporter: M. Kamil Alhakimi


Malalo, OSTI Malalo - Tidak menjadi suasana yang asing lagi, setiap hari Minggu para santiwan dan para ustazd di PPTI Malalo wajib memakai sarung, baju koko putih, peci hitam nasional dan boleh memakai sandal selain jepit. Tapi tidak dengan santriwatinya, mereka tetap berpakaian seperti biasa yaitu seragam pramuka. Peraturan ini sudah berlaku sejak awal semester TA 2014/2015 kemaren.

Ustazd Rudi Yusuf (instruktur OSTI) mengatakan, kenapa dipilih hari Minggu saja karena pada hari minggu tersebut sistem pandidikan pemerintah tidak berlaku, jaki kita bebas menerapkan hukum swasta seperti mewajibkan memakai sarung.

Masyarakat sekitar dan wali santri yang datang ke komplek pesantren juga memberikan penilaian yang baik, "handeeeh...sanang se hati mancaliak nak rang ko pakai saruang, iyo taraso nuansa pesantren nyo," kata Pak Pari (wali santri).

Engku 'Izzuddin Dt. Panduko Nan Banso (raisul 'am) menyampaikan, tujuan peraturan memakai sarung ini adalah untuk menciptakan nuansa asli pesantren dan menerapkan citra Islam di dalam Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Malalo. [M. Kamil Alhakimi, 5]

Tidak ada komentar untuk "Iyo Taraso Bana Nuansa Pesantren nyo"