CURHAT - SEDIKIT KRITIKAN DARI GURU

Penulis: Liza Gusrini
 
Ilustrasi Liza menulis
Mungkin sebagai koreksi, salah seorang my teacher pernah nyatakan kalau tim jurnalis terlalu banyak berfikir dan menghayal untuk sebuah karya tulisannya, seperti ; mencari berita, berpuisi, mengarang cerpen, cerbung, menulis curhat dan lain sebagainya...sehingga membuat mereka lalai dan lupa mengulang belajar di waktu malam, karena asik ini itu. Namun bagi ku itu tidak menjadi sebuah masalah, dan menurut ku semua celotehan miris itu adalah SALAH...
Kenapa??? karena tim jurnalistik tidak seperti itu sama sekali, itu hanya sekedar pandangan sinis dari stu sudut pandang. Sesuai pikiran ku, cara seperti itu hanya di lakukan oleh crew jurnalistik yang BODOH dan itu pun jika ada.
Kenapa??? karena suatu karya tulisan yang indah itu akan dapat dituangkan puitis dan menarik, bukan dengan cara berfikir keras semalaman...

Hal-hal menarik bisa di dapat kan dengan waktu sekejap.
contohnya saja seperti saya, ketika dalam perjalanan berangkat sekolah pagi. Selalu, jika saya menemukan satu kata saja yang indah dan menarik, pasti semua ide atau kata-kata yang membeku di otak saya lngsung mencair dan berburu ingin menggoreskan pena bertinta di atas kertas, tidak sabar mnunggu giliran nya, agar bisa menjadi memory yang tak kan terlupakan. Selain itu, menulis itu kan juga menuntut kita untuk berfikir, da berfikir itu adalah pelita hati.

Ini menyangkut yang saya alami secara pribadi, crew jurnalistik. Ketika saya di dalam mobil menuju sekolah pagi-pagi sekali, kenapa saya sampai bisa menemukan banyak ide bagus??? sebab itu waktu yang bermanfaat untuk berfikir sejenak, selain suasananya tenang, sejuk lagi segar, semua mulut lagi terbungkam oleh suasana sendiri-sendiri. Ada juga teman saya bertanya “apakah musik di dalam mobil mobil tersebut tidak membuat konsentrasi anda kabur..lari atau hilang??? jawaban nya TIDAK, tidak kok,  karena bagi saya terkadang dengan mndengarkan musik, saya bisa menemukan kepuitisan untuk di goreskan. Begitu pun juga waktu pulang sekolah, meski suasana gerah yang terasa melelehkan tubuh itu menjelajahi saya, saya mampu dingin kan dan menenangkan fikiran dengan melirik ke luar jendela sembari berfikir. Saat seperti itu matahari senja juga menyilaukan mata saya, di sana saya temukan IDE!!!. hanya dengan sialuan matahari sekejab saja.

Inti nya yang penting adalah, seorang jurnalis tidak menghabiskan waktunya hanya dengan terlena dan menghayal sehingga tidak menyempatkan diri untuk belajar. Pengalaman saya mengajarkan, kalau untuk menulis itu hanya butuh waktu sekejap agar menemukan ide dan gagasan...tiba-tiba.

Maafkan kami my teacher..dan terimakasih atas koreksi nya.
TIMER

Tidak ada komentar untuk "CURHAT - SEDIKIT KRITIKAN DARI GURU"