DI BELAKANG ASRAMA PUTRA TERBIT MATA AIR

PPTI Malalo, TIMER - Halo sahabat TIMER semua, kali ini kami ingin memaparkan berita terbaru tentang penemuan mata air yang terbit di asrama putra Darul Muhajirin, letaknya tepat di belakang dapur asrama.

Mata air ini awalnya masih genangan-genangan air saja, sehingga hal ini merampas perhatian para santriwan yang tinggal di asrama putra karena perkarangan di belakang asrama menjadi becek (lacah).

Ada beberapa orang dari santriwan yang berinisiatif akan hal tersebut, yaitu M. Kamil Alhakimi (saya sendiri) dan ditemani oleh Pramulio Nandar (II-A), ternyata setelah mencari asal-muasal kenapa perkarangan belakang asrama ini menjadi becek, disebabkan oleh mata air yang terbit di sana. Lubang tempat keluar mata air tersebut cukup banyak dan mengalir demikian sedikit deras. Kemudian mulailah mereka berdua menggali tanah tempat terbitnya mata air tersebut dengan memakai cangkul untuk dibuat menjadi sumur kecil, supaya airnya tidak melancar ke perkarangan. Dan dibuatkan aliran (banda) ke arah danau, agar luapannya mengalir ke sana.

Kamil dan Nandar memang bukanlah penemu pertamanya. Sebelum ini, mata air tersebut memang sudah ada sejak dulu, tetapi tidak mengeluarkan air lagi pada tahun 2010 lalu, begitulah keterangan dari Muslim (VII), ketua asrama. "Mato aia ko alah ado juo dari dulu lai mah, tapi mati sajak ambo masih kelas III dulu (2010)."

Dan untuk sekarang ini, walupun belu diteliti ke laboratorium, anak asrama putra menggunakan air ini untuk minum (mentah) dan memasak, karena airnya sangat jernih dan bening, rasanya pun tidak beda dengan air galon. Dewasa ini belum ada gejala penyakit yang timbul pada santriwan karena minum dari mata air ini. | M. Kamil Alhakimi

Tidak ada komentar untuk "DI BELAKANG ASRAMA PUTRA TERBIT MATA AIR"